Cinta Fitria (Episode #24): Teori Tentang Wanita

December 9, 2010 at 6:15 pm 34 comments

Anas adalah penakluk wanita, dipuja banyak wanita. Itulah yang dikatakannya bahkan kepada pacarnya. Atau mungkin itulah kata-kata yang digunakannya untuk menaklukkan wanita. Mengatakan kalau dirinyalah lelaki hebat yang menjadi idaman para wanita, dipuja banyak wanita, tua-muda, miskin-kaya, di desa ataupun di kota. Jika wanita percaya dengan kata-katanya, maka akan merasa bangga karena menjadi satu-satunya wanita yang menjadi pilihannya. Sungguh suatu anugerah yang istimewa untuk Anas, dan untuk wanita yang menjadi pilihannya.

“Kamu jangan iri must, ini sudah jadi resikoku” itu kata Anas berulang kali kepadaku.

“Kamu enak, tidak menanggung resiko itu” lanjut Anas maksudnya menyindirku.

Aku pun masih penasaran penasaran sebenarnya apa yang disukai wanita dari para pria. Mungkin Anas punya semuanya, tampang yang keren, otak yang cemerlang, harta atau mungkin juga kata-kata. Yang aku maksud kata-kata di sini seperti pinter merayu, ngegombal ataupun semacamnya yang jelas bisa membuat wanita lupa segalanya bahkan asal-usulnya. Tapi yang aku pengen tahu, dari kesemua faktor itu apakah sebenarnya yang paling dominan.

Sekali lagi aku berteori. Secara umum, kalau aku perhatikan sebenarnya wanita itu lebih suka laki-laki yang cerdas, bukan laki-laki yang tampan. Kalau ibu-ibu biasanya lebih suka ngudang anaknya, besuk kalau dah besar jadilah orang yang pintar kayak BJ Habibie misalnya, bukan jadilah orang yang ganteng kayak artis ibukota. Jadi wanita lebih suka laki-laki yang cerdas kan? Cerdas itu beda dengan pintar. Kalau pintar itu lebih ke IQ, kalau cerdas lebih ke EQ. Pinter itu kalau disekolah kamu bisa mendapat nilai Matematika yang bagus, cerdas itu kalau disekolah bisa terpilih menjadi ketua OSIS. Pinter itu kalau kamu bisa dengan mudah menyerap informasi, cerdas itu bila kamu bisa memanfaatkan dengan baik informasi yang kamu peroleh. Pintar itu kalau kamu jadi paranormal, cerdas itu kalau kamu jadi Presiden. Pinter itu kalau kamu jadi pemain sepakbola terkenal, cerdas itu kalau kamu jadi pelatihnya. Saya mempunyai seorang teman wanita yang sangat kagum pada teman cowok saat masih SMA bahkan bertahan hingga saat ini, saat dia sudah berumur lebih dari seperempat abad, tanpa bisa pindah ke lain hati. Dan rasa kagum itu bermula  saat cowok itu mendapat skor tes EQ yang tertinggi di sekolahnya.

Orang yang cerdas itu mempunyai kepribadian yang baik, bisa menempatkan diri dalam berbagai situasi, tau cara bersikap dan menghargai wanita. Dengan sifat-sifat seperti ini wanita mana yang akan tidak tertarik kepadanya? Maka yang pertama dikejar oleh laki-laki dari dirinya sendiri  adalah kecerdasan, baru kemudian penampilan nomer dua. Sebaliknya, wanita akan mengejar penampilan yang menarik dari dirinya sebagai pilihan yang utama, kalau penampilan menarik ini merasa tidak didapati dari dirinya, ia mengejar pilihan kedua, kecerdasan. Hal ini karena laki-laki umumnya lebih memilih penampilan fisik sebagai hal pertama dari wanita.

Itu menurut apa yang aku yakini. Tak salah kan sekedar ikut-ikutan Anas berteori. Kalaupun salah juga wajar. Toh tidak ada teori buatan manusia yang benar seratus persen. Benar pun juga relatif kalau menurut manusia. Seperti teori abiogenesis yang mengatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang dikemukakan oleh Aristoteles ilmuwan Yunani juga dianggap benar di zamannya sebelum ditumbangkan oleh teori biogenesis.

Sewaktu masih SMA, aku mengamati bahwa cewek-cewek lebih suka pada cowok yang terkenal di sekolahnya, semacam artis sekolah. Entah karena jadi ketua OSIS, juara siswa teladan tingkat kabupaten, jago basket atau sepakbola, ketua geng sekolahan, vokalis band sekolah atau ketua rohis. Pada masa ini cewek-cewek belum terlalu memikirkan masa depannya ataupun masa depan cowok yang menjadi incarannya.

Menginjak masa-masa kuliah cewek sudah mulai memikirkan masa depan, jadi kalau pun memilih pendamping hidup akan memilih yang bisa menjamin masa depannya. Dalam hal ini kalau di desa, PNS memiliki nilai tawar yang tinggi. Ya, walaupun gajinya pas-pasan namun dipastikan ajeg dan SK-nya bisa dijadikan jaminan. Jadi harta yang dimiliki seorang pria masih menjadi pilihan utama wanita dalam menjadikannya pendamping hidup.

Sekilas pernyataanku itu bertentangan dengan teoriku tadi bahwa kecerdasan menjadi daya tarik utama dari seorang pria terhadap seorang wanita. Begini, wanita memang suka pria cerdas tapi bila untuk menjadikan pendamping hidupnya umumnya lebih memilih pria berharta. Seperti juga wanita suka pria tampan, tapi lebih memilih pria berharta untuk menjadi pendamping hidupnya. Dari pernyataan ini aku tidak mengatakan kalau sebagian besar wanita itu meterialistis. Maksudnya begini, ada banyak faktor yang memjadi pertimbangan utama wanita dalam memilih pria sebagai pendamping hidupnya, jika misalnya kita survei terhadap 100 orang wanita, kemudian 22 orang wanita memilih harta, 21 orang wanita memilih kecerdasan, 20 orang wanita memilih ketampanan, 19 orang wanita memilih kepribadian, dan 18 orang wanita sisanya memilih lain-lain faktor, maka dari hal ini sebenarnya wanita yang dikategorikan matre hanya 22 persen. Ya memang lebih besar bila dibandingkan dengan salah satu faktor yang lain tapi kan tidak bisa dikatakan bahwa sebagian besar wanita adalah matre.

Hal itu adalah hanya salah satu contoh sampel saja untuk menjelaskan analisisku tadi. Bukan survei secara sebenarnya, hanya ingin menggambarkan bahwa wanita lebih memilih harta. Mengenai persentase sebenarnya aku gak tau. Kalaupun benar dilakukan survei, hasilnya pun mungkin hanya valid di tempat dilakukan survei. Karena hal itu akan sangat dipengaruhi oleh banyak faktor seperti tingkat pendidikan, budaya masyarakat, kondisi sosial ekonomi dan banyak faktor lainnya.

(Bersambung)

Advertisements

Entry filed under: Cinta Fitria.

Cinta Fitria (Episode #23): Bakat Fotografer Cinta Fitria (Episode #25): Humoris, Puitis dan Romantis

34 Comments Add your own

  • 1. penakhluk seorang penakhluk wanita  |  December 9, 2010 at 7:09 pm

    ^_^

    Reply
    • 2. mustphar  |  December 9, 2010 at 11:27 pm

      selamat, Andalah wanita paling beruntung itu, di episode ini 😀

      Reply
      • 3. penakhluk seorang penakhluk wanita  |  December 27, 2010 at 10:29 am

        hahaha…hu’um..dan hanya fiktif belaka,hahaha… 😀

      • 4. mustphar  |  January 2, 2011 at 11:52 pm

        gpp, penting melu terkenal 😀
        suk mungkin akan ada episode tentangmu, haha….

      • 5. cuwy  |  January 9, 2011 at 8:21 pm

        wew…bersiap menjadi korban selanjutnya ki…korban pembunuhan karakter berencana…hehe 😀

      • 6. mustphar  |  January 9, 2011 at 11:24 pm

        siapkan mental na, siap-siap jadi artis 😀

  • 7. Pangeran Cinta  |  December 9, 2010 at 11:16 pm

    Sebuah teori: ketika pria dihadapkan pada dua pilihan, wanita cantik atau mobil mewah, maka dia akan memilih wanita cantik tersebut. Ketika wanita dihadapkan pada dua pilihan, pria tampan atau mobil mewah, maka dia akan memilih mobil mewah tersebut. =)

    Reply
    • 8. mustphar  |  December 9, 2010 at 11:25 pm

      Anda benar, secara umum seperti itu. Tapi kalau aku pribadi diberi kesempatan untuk memilih salah satu dari wanita cantik atau mobil mewah, maka saya akan memilih mobil mewah. Mengapa? Karena dengan modal mobil mewah tersebut saya akan bisa mendapatkan wanita cantik itu atau bahkan wanita cantik yang lain, haha… 😀

      Reply
      • 9. Fitria  |  December 10, 2010 at 8:11 am

        klo aku milih pria tampan dengan mobil mewah dunk aaahh……hahahaha….

      • 10. mustphar  |  December 10, 2010 at 10:14 pm

        wah, mbak Fitria ini ternyata masuk yang 22% juga, haha… 😀

  • 11. Cinta-Fitri  |  December 10, 2010 at 9:22 am

    klo survei itu menunjukkan bahwa harta menjadi prioritas terbanyak yang dipilih, sebuah hal yang wajar dan itu “must” lho (mas) “Phar”…karena pria nanti akan menjadi kepala rumah tangga yang harus menafkahi anak istri. Bukan berapa kekayaan yang si pria punya, tapi asal si pria nya memiliki pekerjaan dan/atau dia ulet bekerja aja, udah membuat si wanita merasa terjamin masa depanya bersama si pria.

    Selanjutnya, mungkin saya termasuk dari 18 wanita yang memilih faktor lain2, hehe…. Menjatuhkan pilihan terakhir pada pria yang tidak saya kenal sama sekali sebelumnya namun terasa begitu dekat dan hangat menyambut kehadiran saya… Baru selanjutnya, dalam dirinya, saya melihat ketampanan, kecerdasan, dan kepribadian dia….

    Semoga Mustphar segera dipertemukan dengan wanita yang mampu menakhlukan hatinya.. aminnnnnn..

    Reply
    • 12. mustphar  |  December 10, 2010 at 10:14 pm

      Aminnnnnnnnnnn 99x 🙂

      Reply
  • 13. lilis  |  December 10, 2010 at 11:04 pm

    wedewh..surveinya dimana tuh Mas?

    Reply
    • 14. mustphar  |  December 10, 2010 at 11:06 pm

      kan dah aku bilang aku gak survei, itu hanya permisalan aja buat menunjukkan bahwa wanita yang matre itu lebih besar, tapi tidak sebagian besar 😀

      Reply
    • 16. mustphar  |  December 17, 2010 at 7:31 am

      opo iki maksude? 😀

      Reply
  • 17. anik  |  December 14, 2010 at 10:59 am

    wuihhhhhhhh…….
    analisis yang tajam !!!!

    Reply
    • 18. mustphar  |  December 14, 2010 at 11:00 am

      po bener ta mbak? 😀

      Reply
  • 19. kiky habiba  |  December 14, 2010 at 3:44 pm

    pria cerdas, tampan, dan berkepribadian (rumah pribadi, mobil pribadi, dll) dong must! hohohoo 😀

    Reply
    • 20. mustphar  |  December 14, 2010 at 3:46 pm

      hahaha… pinter 😀

      Reply
  • 21. nidu  |  December 15, 2010 at 8:55 pm

    “…Sewaktu masih SMA, aku mengamati bahwa cewek-cewek lebih suka pada cowok yang terkenal di sekolahnya, semacam artis sekolah. Entah karena jadi ketua OSIS, juara siswa teladan tingkat kabupaten, jago basket atau sepakbola, ketua geng sekolahan, vokalis band sekolah atau ketua rohis. Pada masa ini cewek-cewek belum terlalu memikirkan masa depannya ataupun masa depan cowok yang menjadi incarannya…”

    Juara Olimpiade Kotamadya termasuk kan? Apa Anomali??hehehehe :p

    Reply
    • 22. mustphar  |  December 17, 2010 at 7:30 am

      kalau itu terlalu complicated din, tidak bisa dipisahkan karena juara olimpiade atau yang lain 😀

      Reply
  • 23. fairuzdarin  |  December 17, 2010 at 1:48 pm

    must, emang kowe biyen tahu jadi juara olimpiade, yo?
    tapi ga ada cewe yang ngefans sama kamu, kan?
    udah, gapapa.. sabar, ya..

    Reply
  • 24. SBP  |  December 19, 2010 at 5:20 pm

    mas fairuzdarin udu kanca sekolahe mesti,….,
    Mantabs, Luar Biasa kui,….ra kepenak yen ameh crita sampeyan kui,….

    Reply
    • 25. Fitria  |  December 20, 2010 at 9:06 am

      hehehe…sepertinya SBP ini bukan temen kuliah dan temen kerjanya yaaa….hehehe… 😛

      Reply
    • 26. mustphar  |  December 20, 2010 at 7:51 pm

      aku kan dah ceritakan di atas jon, cewek usia SMA sama yang sudah kuliah ataupun kerja itu sudah berbeda pandangannya mengenai cowok.
      Mengutip kalimatnya Pangeran Cinta dalam komennya di atas : “Ketika wanita dihadapkan pada dua pilihan, pria tampan atau mobil mewah, maka dia akan memilih mobil mewah tersebut”.
      Dan wanita yang dimaksud pangeran cinta itu adalah wanita pada usia kuliah atau kerja. 😀

      Reply
  • 27. fairuzdarin  |  December 19, 2010 at 6:26 pm

    must, nek neng kene kowe ono balane..
    ra kepenak nek meh “menginjak2” dirimu seperti biasa.. 😛

    Reply
    • 28. mustphar  |  December 20, 2010 at 7:52 pm

      aku sih gak masalah arep mbok injak2, asal dasarmu kuat pasti tak tanggapi 😀

      Reply
  • 29. klozee  |  December 24, 2010 at 9:29 pm

    hummm….analisis yg bagus, keknya kurang itu klo cm 22..*pembelot kaum wanita..hahahah

    tapi memang materialistis sekarang jadi sangat realistis, apalagi klo hidup di jakarta…*mengaku juga

    Reply
    • 30. mustphar  |  December 24, 2010 at 9:33 pm

      haha… asline 50% lebih ya? tergantung daerah surveine ding..
      cuma karena gak survei, angka itu hanya memudahkan saja membuat perbandingan, haha…

      Reply
  • 31. Lutfiana Nadzroh  |  January 9, 2011 at 4:59 pm

    must, bantahan teori wanita sing pertama. didasarkan teori wanita-mu, hahaha ki piye mksud,e?

    Begini, wanita memang suka pria cerdas tapi bila untuk menjadikan pendamping hidupnya umumnya lebih memilih pria berharta.

    Reply
    • 32. mustphar  |  January 9, 2011 at 5:13 pm

      sorry aku rung mudeng maksude pertanyaanmu? bantahan piye?

      Reply
  • 33. Lutfiana Nadzroh  |  January 9, 2011 at 5:03 pm

    ini bantahan kedua.

    jika misalnya kita survei terhadap 100 orang wanita, kemudian 22 orang wanita memilih harta, 21 orang wanita memilih kecerdasan, 20 orang wanita memilih ketampanan, 19 orang wanita memilih kepribadian, dan 18 orang wanita sisanya memilih lain-lain faktor, maka dari hal ini sebenarnya wanita yang dikategorikan matre hanya 22 persen.
    iki disurvey tenan po ra must?

    kecenderungan, 22 orang wanita memilih kepribadian, 21 orang wanita memilih kecerdasan, 20 orang wanita memilih harta, 19 orang wanita memilih ketampanan, dan 18 orang wanita sisanya memilih lain-lain faktor, maka dari hal ini sebenarnya sebanyak 22% wanita lebih memprioritaskan pertimbangannya kepada pendamping hidup pada faktor kepribadian.
    TITIK.

    Reply
    • 34. mustphar  |  January 9, 2011 at 11:20 pm

      lihat komenku di atas:

      mustphar | December 10, 2010 at 11:06 pm

      kan dah aku bilang aku gak survei, itu hanya permisalan aja buat menunjukkan bahwa wanita yang matre itu lebih besar, tapi tidak sebagian besar 😀

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


December 2010
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives

Recent Posts


%d bloggers like this: