Cinta Fitria (Episode #13): Perjuangan Cinta

October 14, 2010 at 12:42 am 13 comments

Waktu pelaksanaan ujian TPA dan Bahasa Inggris tinggal seminggu lagi. Aan tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada, dia belajar terus untuk mengahadapi ujian minggu depan. Aan bertekad tidak boleh gagal untuk ujian kali ini, tak ada pilihan lain kecuali lulus.

Sebagai bahan referensi, dia bertanya pada temannya yang dulu pernah megikuti ujian serupa. Untuk itu, dia meminta mustphar bercerita tentang pengalamannya mengikuti ujian sebelumnya.

Aan: “Kira-kira apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi test TPA dan Bahasa Inggris must? Aku sudah belajar mati-matian tapi masih merasa belum siap juga.”

Mustphar: “Jangan belajar mati-matian gak akan keluar, mendingan belajar mati-matika mungin masih kepake, hehe… Yang perlu dipelajari, pertama kosakata”.

Aan: “Caranya?”

Mustphar: “Lo apalin tu KBBI”

Aan: “Hah? Gak ada cara lain?”

Mustphar: “Ada, lo apalin KSBI”.

Aan: “Apa tu KSBI?”

Mustphar: “Kamus Sedang Bahasa Indonesia”.

Aan: “Selanjutnya?”

Mustphar: “Yang kedua kamu pelajari matematika dasar”.

Aan: “Apa itu matematika dasar?”

Mustphar: “Matematika yang diajarkan di Sekolah Dasar”.

Aan: “Kalau Bahasa Inggris, apa yang perlu dipelajari?”

Mustphar: “Paling materi kayak test TOEFL”.

Aan: “Kalau itu aku dah lumayan bisa, aku kan dah level 4, hehe…”.

Mustphar: “Iya, aku yakin kamu bisa mengerjakan semua, cuma kan waktunya terbatas, jadi harus bisa secepat mungkin menyelesaikan soal. Untuk itu diperlukan banyak latihan biar bisa mengerjakan rata-rata setiap soal selesai dalam waktu kurang dari satu menit”.

Aan: “OK”.

Mustphar: “Abraham Lincoln, Presiden ke-16 Amerika Serikat pernah berkata, Jika saya punya waktu delapan jam untuk menebang pohon, maka saya akan habiskan yang enam jam untuk mengasah kampak saya”.

Aan: “Artinya?”

Mustphar: “Jika saya mempunyai waktu dua jam untuk mengerjakan soal TPA, maka akan saya gunakan yang satu setengah jam untuk meraut pensil saya”.

Aan: “Hahaha…”

(Bersambung)

Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya. (Anonim)

Advertisements

Entry filed under: Cinta Fitria.

Cinta Fitria (Episode #12): Fitria Misteri A Cinta Fitria (Episode #14): Masih Tentang Patah Hati

13 Comments Add your own

  • 1. klozee  |  October 14, 2010 at 1:57 am

    jika saya punya stock 10 komen, 8 komen akan saya gunakan untuk komen di sini…wkwkkwkw

    Reply
    • 2. mustphar  |  October 16, 2010 at 3:09 pm

      comment aja, nge-junk juga boleh 😀

      Reply
  • 3. mbaknovita  |  October 14, 2010 at 4:23 am

    carane comment piye must?

    Reply
    • 4. mustphar  |  October 16, 2010 at 3:11 pm

      ini mbak novita siapa ya? kayak pernah lihat…
      juz an ordinary gurl?

      Reply
  • 5. i  |  October 16, 2010 at 9:18 am

    -SDA-

    Reply
    • 6. i  |  October 16, 2010 at 9:18 am

      numpang nge-junk. 😀

      Reply
      • 7. ibs  |  October 16, 2010 at 9:21 am

        MustPhar, ini comment blog-nya ndak di protect to? sekarang udah jadi 5 post per page. artinya berhasil kemarin ya?

        Sukses dengan Fitrianya. langsung ke next level saja. doa-restu menghantui di belakang kamu.

      • 8. mustphar  |  October 16, 2010 at 11:31 am

        sengaja gak pake moderasi komennya 😀 thx sarannya.

        maksud nex level itu apa? (kalau yang aku tangkep, ya mudah2an yang kamu maksud sama dengan yang aku tangkap)

        maksudnya mungkin lanjut ke babak selanjutnya, episode #14 dst. doa restunya semoga bisa menjadi novel seutuhnya dan bermanfaat bagi orang lain. 🙂

  • 9. ibs  |  October 16, 2010 at 11:36 am

    Amien juga, Pak Must.
    seperti komen aku yang buat sebelumnya (biar konsisten), semoga dapat mengikuti jejak Andrea Hirata, Asma Nadia, JK roling, warren reeves, Anies Bassalamah, dan lain sebagainya.

    😀 maaf ya nge-junk.

    Reply
    • 10. mustphar  |  October 16, 2010 at 11:41 am

      Amin.
      nge-junk boleh kok, santai wae 🙂

      Reply
  • 11. ihwan alias udin  |  October 31, 2010 at 9:16 pm

    Baca yang ini jadi inget waktu SMA..Tanding Matematika Dasar..

    “Dasar Matematika”..

    Wkwkwkwkwkwk…

    Reply
    • 12. mustphar  |  October 31, 2010 at 9:24 pm

      iyo, kelas 1 Matematika diajar Pak Tri, pas beliau keliling ngomentari garapanmu: 2 x 3 kok 5 ki matematikane piye?

      trus mbok jawab: iyo ki, gurune matematika sopo ta? :hammer

      Reply
      • 13. udin jaman sma pernah sealiran ama mustpar  |  October 31, 2010 at 9:45 pm

        hahahahahahahahahaha

        *ngakak mode on

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


October 2010
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Recent Posts


%d bloggers like this: