Cinta Fitria (Episode #8): Jalan Menuju Cinta

September 21, 2010 at 12:28 am 7 comments

Dengan sedikit mencoba menyadarkan Aan dari pinsan akibat kata-katanya.

Fitria: An, jangan pinsan disini dong, malu-maluin aja, pinsannya ntar di rumah aja.

Aan: Aku kan hanya pura-pura, haha… Gimana? Maksud kata-katamu tadi berarti aku diterima kan?

Fitria: Bisa iya bisa juga tidak.

Aan: Kok ngambang gitu?

Fitria: Saya jelasin, untuk bisa menjadi cowok aku, itu harus benar-benar terpilih, setidaknya melalui tiga tahap seleksi. Pertama, seleksi administrasi. Untuk tahap ini kamu saya nyatakan lolos, selanjutnya kamu berhak mengikuti seleksi tahap kedua yaitu TPA dan Bahasa Inggris serta seleksi tahap tiga atau tahap akhir yaitu psikotest.

Aan: Kok kayak seperti seleksi penerimaan CPNS saja pakai tes segala.

Fitria: Ya biar kelihatan kerenlah, biar dicap favofit gitu. Gimana jadi ikut tes tahap dua gak?

Aan: Emang udah ada berapa orang yang daftar?

Fitria: Lumayan, ada sekitar 50-an.

Aan: Itu jumlahnya atau umurnya? Haha…

Fitria: Jumlahnyalah, kalau usia dibatasi max 23 tahun, huahaha…

Aan: Yes, berarti Adi gak masuk. Tapi ngomong-ngomong yang 50 orang itu pengen jadi cowokmu semua?

Fitria: Nggak juga, mereka pengen ikut test-nya doang, sebagai latihan buat ngadepin USM DIII STAN.

Aan: Oooo…  Jadi inget kata-katanya mustphar.

Fitria: Siapa mustphar?

Aan: Mustphar itu figuran yang akan muncul di episode-episode berikutnya. Mustphar pernah bilang gini, “Dalam kisah ini, tidak ada kesialan melebihi ditolak cintamu oleh Fitria dan tidak ada keberuntungan melebihi ditolak cintamu oleh Fitria”.

Fitria: ???!!!!!

(Bersambung)

Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya. (Anonim)

Advertisements

Entry filed under: Cinta Fitria.

Cinta Fitria (Episode #7): Aan Bilang Cinta Cinta Fitria (Episode #9): Fitria Punya Selera

7 Comments Add your own

  • 1. klozee  |  September 21, 2010 at 12:51 am

    laopoooo…mustphar pake ikut2an andil…..

    Reply
    • 2. mustphar  |  September 21, 2010 at 1:05 pm

      numpang beken, hehe…

      Reply
  • 3. Cinta-Fitri  |  September 21, 2010 at 2:08 am

    Konyol,, hahaha…. favofit dah,,

    eh, si Adi untuk eposode selanjutnya kudu tetep ada ya, jadi seolah dia adalah tokoh yang “tersisihkan”, hehe

    Reply
    • 4. Fifi  |  September 21, 2010 at 3:17 am

      hahahaha….melas-e si Adi…
      gpp lah…smoga yg tersisihkan nantinya akan menang…amin..
      hihihihi…

      Reply
    • 5. mustphar  |  September 21, 2010 at 1:05 pm

      ya nanti bisa jadi bahan pertimbangan

      Reply
  • 6. kangpandoe  |  September 21, 2010 at 2:43 am

    ah, lagi-lagi kau bicara tentang cinta
    sebuah kata sarat makna namun sulit dicerna oleh logika
    apalagi hanya lewat sebuah karya sastra

    Reply
    • 7. mustphar  |  September 21, 2010 at 1:07 pm

      terima kasih kangpandoe sudah mampir ke blog ini,
      ya ikut2an ngomongin cinta, tp masih kalah jauh kalau dibandingkan dengan bahasa cinta kangpandoe

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


September 2010
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives

Recent Posts


%d bloggers like this: