Cinta Fitria (Episode #3): Sebuah Konspirasi

September 1, 2010 at 7:46 am 1 comment

Pagi itu wajah Aan dan Adi tampak seius membicarakan sesuatu saat sedang sarapan pagi di warung pojok, yang entah kenapa tidak terlihat fitria di sana.

Aan: Sesuai kesepakatan kita, kamu dapat giliran pertama buat nembak fitria, ntar kalo kamu ditolak baru giliranku.

Adi: Kok sampai sejauh itu, pake acara nembak segala. Gak bisa gitu dong.

Aan: Ya harus, biar kita itu kesannya nggak main-main.

Adi: Bukan itu yang aku takutkan, kalau ditolak sih gak apa-apa. Kalau diterima? Mati aku.

Aan: Ya mungkin itu memang rejeki kamu, haha…

Adi: Gak mau aku, mending aku mundur dan ngomong jujur ke fitria?

Aan: Ngomong jujur kalau kamu suka dia?

Adi: Ngawur! Bukan. Ngomong kalau dia itu hanya kita bikin permainan.

Aan: Jangan, itu bisa menyakiti hatinya. Nanti pokoknya aku bantu, biar acara nembakmu itu sukses.

Adi: Sukses diterima?

Aan: Terserah kamu? Pengen sukses diterima atau ditolak, haha…

Adi: Ditolak lah.

Aan: Beres.

 

(Bersambung)

Advertisements

Entry filed under: Cinta Fitria.

Cinta Fitria (Episode #2): Semanis Teh Tawar Cinta Fitria (Episode #4): Cinta Seterang Matahari

1 Comment Add your own

  • 1. klozee  |  September 1, 2010 at 4:37 pm

    tambah gebleeggggg…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


September 2010
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives

Recent Posts


%d bloggers like this: