Cinta Fitria (Episode #5): Biarkan Cinta Berbicara

September 1, 2010 at 7:51 am 6 comments

Keesokan harinya pagi-pagi Aan menanyakan kepada Adi tentang rencananya.

Aan: Gimana, dah kau laksanakan?

Adi: Udah. Bunganya aku pilih yang paling tua, dan udah agak layu, trus aku taruh di bawah kolong meja kerjanya, trus suratnya aku fax.

Aan: ??????!!!!!!!!!

***

Dalam waktu yang sama ditempat berbeda,pagi-pagi fitria datang langsung menuju meja kerjanya. Seperti biasa yang pertama kali dilihat adalah kolong meja kerjanya yang di situ dia menaruh beberapa koleksi sepatunya. Fitria ini memang hobi banget koleksi sepatu. Ya mungkin memang gak jauh berbeda dengan cewek lain tapi ini lebih ekstrim, hampir rata-rata satu atau dua minggu sekali dia beli sepatu baru, untuk dua atau tiga kali pakai.

Agak kaget dia saat melihat di kolong mejanya ada setangkai bunga matahari. Tapi dia senang juga. Dalam pikirannya, kok tahu ya kalau gue suka bunga matahari. Lha ini malah ada yang ngasih bunga matahari, yang sudah tua lagi, ntar bijinya bisa aku tanam di rumah. Tapi siapa ya? Sumpah, ini orang baik banget, kok kayak tahu apa kesukaanku. Bunga Matahari.

Tiba-tiba ada bunyi fax masuk, fitria tersadar dari lamunannya. Selanjutnya dia membaca isi fax tersebut.

 

SURAT CINTA DINAS

No : Pertamax

Lamp : 1 tangkai bunga matahari

Hal : (baca dulu aja, malu nyebutnya)

 

Yth. Nona Fitria yang paling manies

di tempatnya

 

 

Menindaklanjuti hubungan kita sebelumnya dengan ini saya ingin mengungkapkan kepada Saudara mengenai perasaan yang saya rasakan saat ini. Dengan melampirkan satu tangkai bunga matahari sebagai perlambang, Saya ingin menunjukkan bahwa saya memiliki perasaan khusus kepada Saudara seperti apa yang Saudara rasakan saat menerima bunga matahari ini.

 

Demikian saya sampaikan, atas tidak diterimanya ungkapan perasaan saya ini, saya sampaikan banyak-banyak terima kasih.

Jakarta, 1 September 2010

Hormat saya,

 

 

Adi Adian Bukanadibeneran

NHP 085234567890

 

Tembusan:

Aan Ketuaan Doyan Mantan

 

Selesai membaca tulisan tersebut, mata fitria serasa berkunang-kunang. Tiba- tiba. Brukkk! Pinsan.

 

(Bersambung)

 

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

Advertisements

Entry filed under: Cinta Fitria.

Cinta Fitria (Episode #4): Cinta Seterang Matahari Cinta Fitria (Episode #6): Ketika Cinta Sebelah Hati

6 Comments Add your own

  • 1. Cinta-Fitri  |  September 1, 2010 at 8:27 am

    Well, pagi ini saya mengejar ketinggalan, membaca Cinta-Fitria episode 3-5.

    jadi bertanya-tanya, mulai kecewa, dan berubah jadi sebel akhirnya!

    Ceritanya mulai diplesetin dari cerita asli,, padahal Bunga Matahari nya itu diterima Fitria masih segar, bahkan Adi pesan khusus plus ada orang yang mengantar bunga itu sampai ke tangan Fitria… Itu Aan en Adi, masak Fitria digituin, serius ga sih?! Saya ga terima dong klo gini! Klo ketemu orang yang bikin ceritanya, awas yah aku sobek-sobek!

    (berlebihanbanget.com)

    salam Peace. 😀 sekali lagi ini hanya contoh ungkapan ekspresi yang berlebihan. So, do not try at home, tidak dijamin efeknya terhadap hubungan kemanusiaan anda dengan orang lain akan tetap baik-baik saja jika sikap anda berlebihan. wahahaha

    Saya tunggu kelanjutannya.

    Reply
    • 2. mustphar  |  September 3, 2010 at 9:17 am

      tunggu dulu aja kelanjutan citranya, itu kan belum selesai, bisa jadi yang dimaksud adi disitu bukan adi yang sebenarnya

      Reply
  • 3. Fitria-nama samaran-  |  September 1, 2010 at 12:57 pm

    ya begitulah Pit nek podo sirik kr Age…critone wis dipleencengke adoohh…
    hikz…tego banget iki… 😀

    Reply
    • 4. mustphar  |  September 3, 2010 at 9:19 am

      bukan gitu mbak, tunggu aja kelanjutannya…

      Reply
  • 5. klozee  |  September 1, 2010 at 4:41 pm

    hajar mbak……hajar…hahahaha…
    jgn2 ini rasa terpendam yo must….hayo ngaku hayo ngaku….

    Reply
    • 6. mustphar  |  September 3, 2010 at 9:19 am

      rasa terpendam? wah, gak kepikiran tuk, haha..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


September 2010
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives

Recent Posts


%d bloggers like this: