Pengenalan Tokoh

December 15, 2008 at 7:41 am 6 comments

Untuk memudahkan pembaca mengikuti kisah ini, ijinkanlah saya memperkenalkan teman-teman saya yang nantinya akan banyak diceritakan dalam blog ini. Di sini hanya akan saya ceritakan sekilas saja, untuk lebih luasnya nanti dalam tulisan-tulisan selanjutnya. Karena percaya atau tidak –tapi mudah-mudahan Anda tidak percaya — teman-teman saya tersebut memiliki karakter yang unik. Bahkan kalaupun saya menulis tentang mereka, sampai habis tinta saya pun tak akan cukup. Kalau bercerita tentang mereka satu topik saja, sampai habis rokok dua bungkus pun tak akan selesai.

Sesuai tradisi, kita mulai perkenalkan dari yang paling senior (paling tua): mb pi (baca: mbak pi). Nama speciesnya Fitria Kurniawati. Dia cerita kalau dulu temannya pernah mengartikan Fitria dengan Fitri: suci dan a: tidak. Saya tidak bisa membayangkan apa yang terjadi dengan teman mb pi tersebut setelah berani mengatakan hal itu di depannya. mb pi, walaupun telah dipaksakan memakai rok, high heels dan aksesoris lainnya agar bisa dikatakan feminine, namun susah karena image yang telah dibentuk sebelumnya. Maka tiap ganti penampilan ia akan bertanya, “Must, aku wes koyo cewek urung?” Atau tiap lewat depan Mas Awied sewaktu mau pulang kantor. Melihat mb pi yang tampil beda dari biasanya, Mas Awied berkomentar, “Cie, wanita karir sedang menghampiri cowoknya”. Walaupun saat aku nanya anas yang ada di dekatnya, “Nas, Mas Awied tadi bilang apa, wanita karir?”. “Wanita kurir”, jawab anas dengan nada yang lebih tinggi. Setelah itu saat lewat depan Mas Andre, Mas Andre akan berpesan: “Fi, jagain Anas ya!”.

Selanjutnya kita sebut saja mustphar. Karena tidak terlalu penting, kita ceritakan aja nanti dalam tulisan-tulisan selanjutnya kalau ada waktu. Bersama salah satu temannya, dia mendirikan Wono United yang profilnya nanti akan kita muat kalau ada tempat dan tidak dibuang oleh editor.

Berikutnya kita perkenalkan kang pandoe. Beliau adalah wartawan Media Keuangan. Karena beliau seorang wartawan, saya tidak berani banyak-banyak menulis tentang beliau di sini. Tapi tak apalah, kita ceritakan saja sepak terjangnya di belakang, yang penting jangan di depan, bisa menjadi headline Media Keuangan nanti.

Di barisan berikutnya ada reni. Dia di kantor dulu meja kerjanya bersebelahan dengan mb pi, karena mereka satu bagian. Namun keduanya memiliki karakter yang berbeda jauh, saya ulangi lagi, berbeda jauh bukan berlawanan. Kalau bisa saya gambarkan dengan arah,  seperti timur dengan barat daya. Kalau saya umpamakan warna, seperti merah dengan biru. Reni dikenal sebagai sosok yang pendiam. Kata orang sih, aslinya wow jangan tanya. Dia bangga dengan motto hidupnya: “Tak semua yang tampak benar di matamu itu benar-benar benar”, dengan penekanan pada dua kata terakhir “benar-benar benar”. Disela-sela kesibukannya, reni masih sempat menjadi penulis blog yang potensial. Mudah-mudahan suatu saat nanti kita bisa mengunjungi blognya.

Sementara ini dulu yang bisa aku perkenalkan, tokoh yang lain kita simpan dulu. Tadi sudah aku bilang kalau temen-temenku itu macem-macem karakternya. Kalau bisa kita ibaratkan warna, dan kita suruh tiap orang mengambil satu warna yang mewakili karakternya, maka masing-masing temenku tersebut akan mengambil warna yang berbeda. Namun dari berbagai warna tersebut kalau kita satukan akan menghasilkan kombinasi yang harmonis, seperti pelangi yang anggun namun tetap gagah menggenggam angkasa.

Advertisements

Entry filed under: Uncategorized.

Cerita Orang-Orang Luar Biasa Pengenalan Tokoh (bagian 2)

6 Comments Add your own

  • 1. mb pi  |  December 15, 2008 at 3:32 pm

    pengenalan tokoh tuh harusnya porsinya sama buat tiap tokoh…
    tapi di sini aku melihat ada ketidakadilan…masa tokoh mb pi digambarkan paling detail…dituliskan dalam paragraf terpanjang…
    huuffffff….

    tapi makacih deh…berarti slama ini aku cukup menarik perhatian banyak orang…hehehe…

    😛

    Reply
  • 2. mustphar  |  December 15, 2008 at 3:49 pm

    yo rapopo lah mb, suatu kehormatan buat mb pi juga kan? jadi tokoh utamanya.
    berarti ini suatu kesempatan yang diberikan lebih banyak untuk menunjukkan siapa mb pi yang sebenarnya…

    Reply
  • 3. mb pi  |  December 15, 2008 at 3:53 pm

    yo Must…makasih yo…

    tapi koyone agak gak penting deh…hehehe…

    emang kowe wis ngerti siapa diriku sebenernya???kok wis brani2nya meh menunjukkan ke banyak orang…???hehehe…

    😛

    Reply
  • 4. mustphar  |  December 15, 2008 at 4:11 pm

    aku sih tidak tahu dan tidak mau tahu siapa dirimu yang sebenarnya…

    aku tidak akan menunjukkan siapa sebenarnya dirimu, cuma nunjukin seperti apa dirimu yang tampak dalam kesehariannya, hehe…

    Reply
  • 5. mb pi  |  December 15, 2008 at 4:17 pm

    hwaaaaaaa….opo kuwi maksud’e???hehehe…
    yo wis lah Must,,,sak karepmu…

    aku seneng…berarti akan banyak orang yang tau tentang keseharianku…

    😛

    Reply
  • 6. fauziah85  |  December 17, 2008 at 10:38 am

    Hm… oke..oke.. pengenalan tokoh..
    Lanjut…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


December 2008
M T W T F S S
« Apr   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Archives

Recent Posts


%d bloggers like this: